Tampilkan postingan dengan label jaringan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jaringan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 07 Februari 2019

Cara Troubleshooting Jaringan Wifi Pada Laptop



Tidak bisa browsing padahal kita telah terhubung ke jaringan wifi tersebut tetapi di jaringan wifi tersebut ada icon tanda segitiga berwarna kuning dengan tanda seru 
apakah sobat semua pernah mengalami hal tersebut ? kalau saya pernah mengalami hal tersebut pada saat disekolah. Ada kemungkinan bahwa jaringan wifi tersebut banyak yang mengakses sehingga kita tidak kebagian ip address.

Untuk itu saya akan memberikan tips untuk mengatasi masalah tersebut :

1. Buka Control Panel kemudian pilih Network and sharing center.





2. Kemudian pilih Change adapter settings.



3. Setelah itu klik kanan pada Wireless Network Connection dan pilih Properties.


4. Kemudian klik dua kali pada Internet Protocol Version 4(TCP/IPV4).


5. Setelah itu kosongkan semua kontak IP Address dengan klik Obtain an IP address        automatically.


6. Setelah itu Klik OK

Tunggu beberapa saat hingga kita mendapatkan IP address dari DHCP server hotspot,kemudian perhatikan kembali Icon jaringan wifi sobat  yang ada di pojok bawah sebelah kanan apakah sudah hilang,jika sudah berarti laptop anda sudah tersambung ke internet. 

Jika langkah diatas masih belum juga berhasil maka ada kemungkinan ada masalah di driver wifi card sobat karena ada beberapa masalah disebabkan disini. Untuk melihat driver wifi card itu sobat dapat melihatnya di device manager dengan cara :

1. Klik kanan pada My Computer kemudian pilih Properties.


2. Kemudian pilih Device Manager


3. Setelah itu sobat perhatikan pada bagian Network Adapters. Kemudian klik kanan pada      driver hardware wifi laptop sobat. Klik Uninstall.


4. Kemudian klik kanan pada hardware wifi yang telah di uninstall tadi dan pilih scan for          hardware changes. Supaya mendeteksi dan menginstall ulang driver secara otomatis.


5. Setelah itu keluar dari device manager dan lakukan koneksikan kembali dengan jaringan      wifi nya jika icon tanda segitiga berwarna kuning dengan tanda seru sudah hilang maka        anda dapat konek ke internet.

Jika masih belum juga konek ke internet mungkin ada beberapa kemungkinan - kemungkinan yang terjadi diantaranya : 

a. Tidak ada perangkat Wifi
b. Perangkat Wifi nya ada tetapi tidak nyala
c. Sinyal Wifi lemah
d. Registry Glitch (kesalahan pada registrasi wifinya)
e. Perangkat Built -in Wifi rusak/ lemah
f. atau ada kemungkinan yang lain yang menyebabkan itu terjadi.

Jika sobat telah melakukan semua usaha dan telah mencoba untuk memperbaikinya tetapi masih belum bisa konek juga saya mungkin punya saran yang ampuh yaitu dengan konek ke jaringan melalui hotspot/ pengaturan wifi di hp itu mungkin solusi terakhir daripada pening-pening memikirkan cara yang lain lagi.

Mungkin itu saja yang dapat bagikan kepada sobat semua.
Semoga ini dapat bermanfaat bagi sobat dan menambawah wawasan sobat semua 
Selalu terus mencoba siapa tau berhasil (hehehehe......... ayo penikmat wifi 😊).

Rabu, 06 Februari 2019

Penjelasan Mengenai Keamanan Jaringan Komputer

Keamanan Jaringan Komputer (Network Security)



Hai sobat sekalian gimana kabarnya ? pastinya baik sajakan. Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi sesuatu yang menambah wawasan kita semua yaitu mengenai network security atau yang bisa kita bilang dengan keamanan jaringn. Apa sih itu keamanan jaringan komputer? Maka dari itu disini saya akan membahasanya secara detail 

A. Pengertian Jaringan Komputer 

Pengertian Jaringan komputer merupakan suatu langkah untuk mencegah hal- hal yang ingin mengkases jaringan secara tidak sah dan untuk memonitor setiap akses jaringan yang kita lakukan. seperti kita ketahui bahwa keamanan jaringan ini sangat penting bagi kita untuk menjaga data kita dari serangan pencuri atau hacker yang ingin berbuat jahat kepada kita. Maka dari itu keamanan jaringan ini masuk dalam mata pelajaran bagi yang smk jurusana teknik komputer jaringan atau mata kuliah bagi jurusan teknik informatika.

B. Tujuan 

Tujuan Keamanan Jaringan Komputer yaitu :

a. Sebagai Privacy/ Confidentiality, yaitu menjaga informasi yang tidak berhak mengakses.
b. Sebagai Integrity, yaitu menjaga informasi agar tidak boleh diubah tanpa seijin pemilik informasi.
c. Sebagai Authentication, yaitu untuk menyatakan bahwa informasi itu asli atau orang yang mengakses informasi memang itu orangnya maupun juga orang yang memberikan informasi.
d. Sebagai Availability, yaitu menjaga ketersediaan informasi ketika dibutuhkan.
e. Sebagai Access Control, yaitu cara pengaturan akses terhadap informasi yang bermasalah terhadap authentication dan juga privacy.
f. Sebagai Non-Repudiation, yaitu menjaga agar seseorang tidak menghindar bahwa ia telah melakukan sebuah transaks mendukung bagi electronic commerce. 

C. Hal- hal Pembentukan Keamanan Jaringan Komputer

Ada dua hal yang untuk membentuk keamanan jaringan yaitu :

a. Tembok Pengaman (baik secara fisik atau logik), yaitu cara untuk memberikan proteksi terhadap jaringan baik secara fisik maupun secara logik.
b. Recana Pengamanan, yaitu suatu rancana pengamanan yang nantinya akan digunakan untuk melindungi jaringan agar terhindar dari berbagai serangan suatu jaringan.

D. Macam - macam Keamanan Jaringan Komputer

Keamanan Jaringan Komputer itu memiliki berbagai macam yaitu :

   1. Autentikasi ialah suatu proses pengenalan terhadap peralatan, sistem operasi, aplikasi dan      identitas user yang terhubung kedalam jaringan komputer dengan cara memasukkan username dan passsword yang pada saat itu login kedalam jaringan. Ada beberapa tahapan autentikasi yaitu :
a. Autentikasi untuk mengetahui lokasi melalui data link dan network layer.
b. Autentikasi untuk mengetahui proses yang sedang berjalan pada session dan presentation layer.
c. Autentikasi untuk mengenali user dan aplikasi yang digunakan atau application layer.

  2. Enkripsi ialah teknik pengenkripsian atau pengkodean yang berguna untuk melindungi data maupun file -file yang penting dari serangan.

  3. VPN (Virtual Private Network) ialah jaringan komunikasi yang private atau lokal yang terhubung melalui media jaringan. VPN ini berfungsi untuk memperoleh komunikasi yang aman (private) melalu internet. Ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi untuk VPN yaitu :
a. User Authentication, VPN harus mampu mengklarifikasi identitas klien, memantau aktivitas klien dan berapa lama klien mengakses jaringan serta jenis resource yang diaksesnya.
b. Address Management, VPN harus dapat address klien pada internet dan memastikan bahwa itu rahasia.
c. Data Encryption, VPN harus mampu membuat data yang melewati jaringan dibuat agar tidak dapat dibaca oleh pihat yang tidak berwenang.
d. Key Management, VPN harus mampu membuat dan memperbaharui encryption key untuk server dan klien.
e. Multiprotocol Support, VPN harus mampu menangani berbagai macam protocol dalam jaringan publik seperti IP dan IPX.

   4. DMZ (De-Militerized Zone) ialah sistem untuk server yang berfungsi untuk melindungi sistem internal dari hacker. DMZ bekerja pada seluruh dasar pelayanan jaringan yang membutuhkan akses terhadap jaringan. Sehingga jika ada yang mencoba ingin melakukan hacking terhadap server maka hacker tersebut hanya sampai hostnya saja.

E. Jenis Gangguan Keamanan Jaringan Komputer


a. Hacking, yaitu pengerusakan terhadap infrastruktur jaringan, misalnya pengerusakan terhadap pada sistem dari suatu server.
b. Physing, yaitu pemalsuan terhadap data yang asli yang dilakukan untuk hal yang berkaitan dengan pemanfaatannya, misalnya nasabah diarahkan untuk masuk ke link alamat resmi milik Bank Mandiri yaitu www.bankmandiri.co.id, tetapi pada saat link tersebut diklik bukan masuk ke alamat resmi milik Bank Mandiri melainkan dibelokkan ke alamat palsu milik phiser. Akibatnya banyak pengguna internet banking Bank Mandiri memasukkan username, password dan nomor pin kedalam situs yang bukan seharusnya. Pemilik situs palsu dengan leluasa menggunakan identitas korban untuk masuk ke situs Bank Mandiri yang sebenarnya / asli dan mentransfer seluruh uang korban ke rekeining miliknya.
c. Deface, yaitu perubahan terhadap tampilan suatu websit.
d. Carding, yaitu pencurian data terhadap identitas perbankan seseorang, misalnya pencurian terhadap nomor kredit.
   
F. Tips Keamanan Jaringan

a. Gunakan AntiVirus
Tentu saja hal ini sangat penting untuk menjaga komputer dari serangan. AntiVirus lah yang berguna untuk mencegah atau menangkal berbagai macam virus komputer.
b. Hati-hati saat browsing
Kebanyakan pathogen internet menyebar dari situs porno maupun mp3 ilegal, program  bajakan dsb. Jika tidak mau terkena pathogen, jangan mengunjungi situs tsb. Ini cara terbaik dalam mencegah pathogen komputer. 
c. Update Komputer 
Jangan lupa untuk selalu mengupdate apapun demi keamanan komputer. Bukan hanya antivirus saja yang diupdate. Semuanya saja, baik itu Operating Systemnya, software yang terinstall maupun driver.


Demikianlah hal yang dapat saya sampaikan kepada sobat semua. Semoga dapat bermanfaat.
Sekian dan terima kasih atas kunjungannya :) 

Rabu, 30 Januari 2019

Pengertian IP Address dan Pembagian Kelasnya


Pengertian IP Address



IP Address (Internet Protocol Address) adalah nomor biner atau identitas numerik yang yang dipakai disetiap komputer agar komputer tersebut dapat saling berhubungan. IP Address terdiri dari 4 blok angka desimal dimana angka tersebut tidak boleh melebihi nilai 255. Sebenarnya komputer hanya mengirim dan menerima data dalam bentuk kode biner (hanya angka satu dan nol). IP Address yang terdapat dalam komputer juga merupakan sebuah kode biner yang di terjemahkan kedalam angka – angka .
Sebagai Contoh IP Address adalah :192.168.1.3 atau bisa juga dalam bentuk biner adalah : 11000000.10101000.00000001.00000011. IP Address memiliki 2 jenis yaitu IPv4 dan IPv6 : 

1. IP versi 4 (IPv4)

Internet protocol version 4 atau IPv4 terdiri dari 32-bit dan bisa menampung lebih dari 4.294.967.296 host di seluruh dunia. Sebagai contoh yaitu 172.146.80.100, jika host di seluruh dunia melebihi angka 4.294.967.296 maka dibuatlah IPv6.

2. IP versi 6 (IPv6)

IPv6 diciptakan untuk menjawab kekhawatiran akan kemampuan IPv4 yang hanya menggunakan 32 bit untuk menampung IP Address di seluruh dunia, semakin banyaknya pengguna jaringan internet dari hari ke hari di seluruh dunia IPv4 dinilai suatu saat akan mencapai batas maksimum yang dapat ditampungnya, untuk itulah IPv6 versi 128 bit diciptakan. Dengan kemampuanya yang jauh lebih besar dari IPv4 dinilai akan mampu menyediakan IP Address pada seluruh pengguna jaringan internet di seluruh dunia yang semakin hari semakin banyak.

Internet protocol versi 6 atau IPv6 ini terdiri dari 128 bit. IP ini 4 kali dari IPv4, tetapi jumlah host yang bisa ditampung bukan 4 kali dari 4.294.967.296 melainkan 4.294.967.296 pangkat 4, jadi hasilnya 340.282.366.920.938.463.463.374.607.431.768.211.456.

Pembagian Kelasnya 

IP Address versi 4 terdiri atas 4 oktet, nilai 1 oktet adalah 255. Karena ada 4 oktet maka jumlah IP Address yang tersedia adalah 255 x 255 x 255 x 255. IP Address sebanyak ini harus dibagi-bagikan keseluruh pengguna jaringan internet di seluruh dunia. Untuk mempermudah proses pembagiannya, IP Address harus dikelompokan dalam kelas-kelas.

IP Address dikelompokan dalam lima kelas, yaitu kelas A, B, C, D, dan E. Perbedaannya terletak pada ukuran dan jumlah. IP Address kelas A jaringan. IP Address Kelas B digunakan untuk jaringan berukuran besar dan sedang. IP Address Kelas C untuk pembagian jaringan yang banyak, namun masing-masing jaringan memiliki anggota yang sedikit. IP Address Kelas D dan E juga didefinisikan, tetapi tidak digunakan dalam penggunaan normal, kelas D diperuntukan bagi jaringan multicast, dan E untuk Eksperimental.

Hasil gambar untuk pembagian kelas ip address

Kelas Ip address :

  1. Kelas A , pada kelas A 8 bit pertama adalah network Id, dan 24 bit selanjutnya adalah host Id, kelas A meiliki network Id dari 0 sampai 127.
  2. Kelas B , pada kelas B 16 bit pertama adalah network Id, dan 16 bit selanjutnya adalah host Id, kelas B memiliki network id dari 128 sampai 191
  3. Kelas C, pada kelas C 24 bit pertama adalah network Id, dan 8 bit selanjutnya adalah host Id, kelas C memiliki network id dari 192 sampai 223
  4. Kelas D, IP kelas D digunakan untuk multicasting, yaitu penggunaan aplikasi secara bersama-sama oleh beberapa komputer, dan IP yang bisa digunakan adalah 224.0.0.0 – 239.255.255.255
  5. Kelas E,  memiliki range dari 240.0.0.0 – 254.255.255.255, IP ini digunakan untuk eksperimen yang dipersiapkan untuk penggunaan IP address di masa yang akan datang.

demikianlah penjelasan mengenai IP address dan pembagian kelasnya. 
Semoga informasi ini bermanfaat bagi sobat semua. Sekian dan terimakasih atas kunjungannya :)

Pengertian dan Macam Topologi Jaringan Beserta Gambar | Lengkap


Pengertian Topologi Jaringan 




Apa itu topologi jaringan?  Topologi Jaringan komputer adalah adalah suatu cara atau konsep untuk menghubungkan beberapa atau banyak komputer sekaligus menjadi suatu jaringan yang saling terkoneksi. Struktur atau jaringan yang digunakan untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lainnya bisa dengan menggunakan kabel ataupun nirkabel (tanpa kabel).

Pada pelaksanaannya, ada beberapa macam topologi jaringan komputer yang digunakan sesuai dengan skala jaringan, tujuan, biaya, dan penggunanya .Berbagai komputer terdapat banyak sekali macam macam topologi jaringan, kali ini kita akan membahas secara tuntas berbagai macam topologi jaringan komputer, karakteristik dan berbagai kelemahan dan kelebihan yang dimilikinya.


Macam - Macam Topologi Jaringan

1. Topologi BUS


Hasil gambar untuk topologi bus

Topologi jaringan komputer bus tersusun rapi seperti antrian dan  menggunakan cuma satu kabel coaxial dan setiap komputer terhubung ke kabel menggunakan konektor BNC, dan kedua ujung dari kabel coaxial harus diberi Terminator berupa Resistor yang memiliki resistansi khusus sebesar 50 Ohm yang berwujud sebuah konektor, bila resistansi dibawah maupun diatas 50 Ohm, maka Server tidak akan bisa bekerja secara maksimal dalam melayani jaringan, sehingga akses User atau Client menjadi menurun. Sekarang ini, topologi bus sering digunakan backbone (jalur utama), dengan menggunakan kabel Fiber Optik sebagai media transmisi.

a. Karakteristik topologi bus antara lain : 
  • Node-node dihubungkan secara serial sepanjang kabel, dan pada kedua ujung kabel di tutup terminator.
  • Sangat sederhana dalam instalasi.
  • Sangat ekonomis dalam biaya.
  • Paket-paket data saling bersimpangan pada suatu kabel.
  • Tidak diperlukan hub, yang banyak diperlukan adalah Tconnector pada setiap Ethernet card.
  • Problem yang sering terjadi adalah jika salah satu node rusak, maka keseluruhan jaringan menjadi down, sehingga seluruh node tidak bisa berkomunikasi dalam jaringan tersebut.
b. Kelemahan Topologi Bus
  • Topologi nya yang sederhana.
  • Kabel yang digunakan untuk menghubungkan komputer komputer atau peralatan peralatan yang lain sedikit.
  • Biayanya cukup lebih murah 
  • Cukup mudah apabila kita ingin memperluas jaringan pada topologi bus.
c. Kelebihan Topologi Bus
  • Jaringan akan terganggu bila salah satu komputer rusak.
  • Jika tingkat traffic tinggi dapat menyebabkan kemacetan.
  • Membutuhkan Repeater untuk jarak jaringan yang terlalu jauh (jika menggunakan kabel coaxial).
  • Bila terjadi gangguan yang terlalu serius, maka proses pengiriman data menjadi lambat karena lalu lintas jaringan penuh dan padat akibat tidak ada pengontrol User.
  • Deteksi kesalahan sangat kecil, sehingga bila terjadi gangguan maka sulit sekali mencari kesalahan tersebut.


2. Topologi Star 


Hasil gambar untuk topologi star

Topologi ini membentuk seperti bintang karena semua komputer di hubungkan ke sebuah hub atau switch dengan kabel UTP, sehingga hub/switch lah pusat dari jaringan dan bertugas untuk mengontrol lalu lintas data, jadi jika komputer 1 ingin mengirim data ke komputer 4, data akan dikirim ke switch dan langsung di kirimkan ke komputer tujuan tanpa melewati komputer lain. 

a. Karakteristik Topologi Star
  • Setiap node berkomunikasi langsung dengan konsentrator (HUB).
  • Bila setiap paket data yang masuk ke consentrator (hub), di- Broadcast keseluruh node yang terhubung, dimana jumlah node sangat banyak (misalsanya memakai hub 32 port), maka kinerja jaringan akan menurun dan semakin menurun.
  • Sangat mudah di kembangkan.
  • Jika salah satu Ethernet card rusak atau salah satu kabel pada terminal putus, maka seluruh jaringan masih tetap bisa berkomunikasi atau tidak terjadi down pada jaringan keselurhan tersebut.
  • Tipe kabel yang sering digunakan biasanya kabel UTP.
b. Kelemahan Topologi Star
  • Kegagalan pusat kontrol memutuskan semua komunikasi
  • Bila yang digunakan sebagai pusat kontrol adalah HUB maka kecepatan akan berkurang sesuai dengan penambahan komputer, semakin banyak semakin lambat.
  • Boros menggunakan kabel.
  • Biaya lebih mahal
c. Kelebihan Topologi Star
  • Tingkat keamanan tergolong tinggi
  • Mudahnya dalam penambahan komputer baru yang ingin disambungkan
  • Apabila ada yang eror mudah untuk dideteksi
  • Paling fleksibel diantara topologi jaringan yang lainnya
  • Kemudahan dalam mengontrol karena sistemnya yang terpusat


3. Topologi Ring


Hasil gambar untuk topologi ring

Topologi ring atau sering disebut dengan topologi cincin merupakan suatu topologi jaringan yang dipakai untuk menghubungkan sebuah komputer dengan komputer lainnya dalam sebuah rangkaian yang berbentuk melingkar seperti cincin. Jenis topologi jaringan ini umumnya hanya menggunakan LAN card agar masing-masing komputer terkoneksi.

a. Karakteristik Topologi Ring
  • Node node dihubungkan secara serial disepanjang kabel, dengan bentuk jaringan seperti lingkaran
  • Sangat sederhana dalam layout seperti jenis topologi bus.
  • Paket-paket  data dapat mengalir dalam satu arah (ke kiri atau ke kanan) sehingga Collision dapat di hindarkan.
  • Problem yang dihadapi sama dengan topologi bus, yaitu jika salah satu node rusak maka seluruh node tidak bisa berkomunikasi dalam jaringan tersebut.
  • Tipe kabel yang biasa digunakan adalah kabel UTP atau Patch Cable (IBM tipe 6).
b. Kelemahan Topologi Ring
  • Kerusakan pada salah satu media pengirim/terminal dapat melumpuhkan kerja seluruh jaringan
  • Paket data harus melewati setiap komputer antara pengirim dan penerima, sehingga menjadi lebih lambat
  • Pengembangan jaringan menjadi lebih kaku karena penambahan terminal atau node menjadi lebih sulit bila port sudah habis.
  • Biaya pemasangan lebih besar
  • Sulit untuk mengconfigurasi ulang
  • Jika terjadi masalah, troubleshooting jaringan ini terhitung rumit
c. Kelebihan Topologi Ring
  • Dapat melayani aliran lalu lintas data yang padat
  • Aliran data mengalir lebih cepat karena dapat melayani data dari kiri atau kanan dari server
  • Trasmisi data yang relatif sederhana seperti perjalanan paket data dalam satu arah saja.
  • Hemat kabel.
  • Untuk membangun jaringan dengan topologi ini lebih murah bila dibandingkan dengan topologi Star.
4. Topologi Mesh 

Hasil gambar untuk topologi mesh

Pada topologi ini setiap komputer akan terhubung dengan komputer lain dalam jaringannya menggunakan kabel tunggal, jadi proses pengiriman data akan langsung mencapai komputer tujuan tanpa melalui komputer lain ataupun switch atau hub.

a. Karakteristik Topologi Mesh
  • Memiliki hubungan yang berlebihan antar peralatan yang ada.
  • Setiap peralatan yang ada didalam jaringan saling terhubung satu sama lain dalam sebuah susunan.
  • Jika jumlah peralatan yang terhubung sangat banyak, tentunya ini akan sangat sulit dikendalikan dibandingkan hanya sedikit peralatan saja yang terhubung.
b. Kelemahan Topologi Mesh
  • Biaya yang dikeluarkan termasuk tinggi
  • Boros dalam pemakaian kabel karena semua komputer atau Workstation seminimal-minimalnya memiliki dua penghubung
  • Diperlukan ruangan yang lumayan besar dalam membangun jaringan komputer tersebut
  • Instalasi sangat rumit
c. Kelebihan Topologi Mesh
  • Arus lalu lintas data cepat diantara topologi jaringan yang lain karena memiliki jalur masing masing
  • Terjaminnya kapasitas channel komunikasi
  • Jika ada ganggguan pada satu koneksi jaringan, maka tidak mengganggu koneksi yang lain
  • Terjaminnya keamanan dan privasi karena akses langsung dapat dilakukan antara dua komputer tanpa melibatkan komputer yang lain
  • Kemudahan dalam mengidentifikasi titik trouble

5. Topologi Tree

Hasil gambar untuk topologi tree

Topologi Tree merupakan gabungan dari beberapa topologi star yang dihubungan dengan topologi bus, jadi setiap topologi star akan terhubung ke topologi star lainnya menggunakan topologi bus, biasanya dalam topologi ini terdapat beberapa tingkatan jaringan, dan jaringan yang berada pada tingkat yang lebih tinggi dapat mengontrol jaringan yang berada pada tingkat yang lebih rendah.

a. Karakteristik Topologi Tree
  • Antar kelompok melakukan komunikasi yang dilakukan melalui sebuah hub
  • Pusat data dan kendali jaringan berada dan diatasi oleh hub pusat
  • Didalam kelompok jaringan yang membentuk sebagai topologi star akan menyebabkan adanya pengelompokan atau klasifikasi pada tiap tingkatan.
  • Kabel utama yang berperan sebagai backbone atau tulang punggung yang berfungsi sebagai penghubung jaringan.
b. Kelemahan Topologi Tree
  • Topologi tree memiliki kinerja jaringan yang lambat
  • Penggunaan kabel yang sangat banyak sehingga biaya installasinya mahal
  • Kabel backbone merupakan sentral dari topologi ini
  • Bila komputer bagian atas bermasalah, maka komputer bagian bawah juga akan bermasalah
c. Kelebihan Topologi Tree
  • Mudah untuk digunakan dalam jaringan yang luas
  • Apabila ada gangguan mudah untuk dideteksi
  • Kemudahan dan keunggulan dalam manajemen data
  • Kemudahan dalam pengelompokan workstation yang sejenis

6. Topologi Peer To Peer


Hasil gambar untuk topologi peer to peer

Topologi peer to peer adalah topologi jaringan yang sangat sederhana karena hanya menghubungkan 2 komputer. Pada umumnya topologi peer to peer memakai satu kabel saja untuk menghubungkan kedua komputer agar bisa saling berbagai data.

a. Kelemahan Topologi Peer to Peer
  • Keamanan pada topologi jenis ini bisa dibilang sangat rentan.
  • Sulit dikembangkan.
  • Sistem keamanan di konfigurasi oleh masing-masing pengguna.Troubleshooting jaringan bisa dibilang rumit.
b. Kelebihan Topologi Peer to Peer
  • Biaya installasi sangat murah
  • Proses installasi mudah
  • Setiap komputer dapat berperan sebagai server atau client

7. Topologi Linier

Hasil gambar untuk topologi linier

Topologi linier atau biasaya disebut topologi bus beruntut. Pada topologi ini biasanya menggunakan satu kabel utama guna menghubungkan tiap titik sambungan pada setiap komputer.

a. Kelemahan Topologi Linier

  • Sangat susah dalam mendeteksi kesalahan yang terjadi
  • Lalu lintas data bisa terbilang padat
  • keamanan dan privasi kurang karena ada pihak ke tiga yang dilalui
  • Kecepatan lalu lintas data sesuai dengan jumlah workstationnya, apabila banyak maka akan menurun kecepatannnya
b. Kelebihan Topologi Linier
  • Mudah dikembangkan.
  • Membutuhkan sedikit kabel.
  • Tidak memperlukan kendali pusat.
  • Tata letak pada rangkaian topologi ini bisa dibilang cukup sederhana.

8. Topologi Hybrid


Topologi hybrid adalah gabungan dari dua atau lebih topologi jaringan yang berbeda model sehingga menjadi suatu bentuk baru pada sebuah jaringan komputer. Topologi hybrid tidak memperhatikan karakter atau ciri tertentu, sehingga apabila dilihat topologi ini memiliki desain yang lebih rumit dibandingkan dengan yang lainnya. Salah satu contoh dari topologi hybrid adalah penggabungan antara topologi star dengan bus, topologi bus dengan ring atau topologi ring digabungkan dengan topologi star dan juga topologi bus.

a. Kelemahan Topologi Hybrid
  • Pengolahan jaringan pada topologi hybrid tergolong rumit, hal ini karena topologi jaringan hybrid merupakan gabungan dari beberapa model topologi yang berbeda.
  • Untuk mengkonfigurasi dan instalasi topologi jaringan ini tergolong lebih sulit, dibutuhkan kesabaran dan ketelitian dalam konfigurasi dan instalasi jaringan komputer.
  • Biaya yang dibutuhkan untuk membangunnya tergolong mahal, hal ini disebabkan oleh kebutuhan kabel yang cukup banyak.
b. Kelebihan Topologi Hybrid

  • Kecepatan transfer data pada topologi jaringan hybrid tergolong stabil, hal ini dikarenakan topologi hybrid menggabungkan kelebihan dari topologi jaringan lainnya dan meminimalisir kekurangannya.
  • Apabila terjadi gangguan pada salah satu node, tidak akan menggangu kinerja keseluruhan jaringan pada topologi jaringan hybrid.
  • Dapat berkerja dengan lebih baik walaupun lalu lintas data pada jaringan berbeda.
  • Untuk mengembangkan topologi hybrid ini, dapat dilakukan dengan mudah tanpa merubah apapun dari topologi yang sudah ada.
  • Dapat digunakan untuk menggabungkan model topologi jaringan apapun.
  • Lebih fleksibel dibandingan model topologi yang lain, sehingga dapat disesuaikan untuk keperluan pada lingkungan jaringan yang berbeda.

Semoga ulasan diatas dapat bermanfaat bagi sobat semua.
Sekian dari saya 
Dan Terima Kasih atas kunjungannya :)

Jenis Serangan dalam Jaringan Komputer




Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan jenis serangan jaringan pada sistem komputer. Dengan berkembangnya teknologi keamanan jaringan ternyata tidak bisa menjamin sepenuhnya untuk melindungi sistem kita dari serangan. Serangan pada jaringan komputer memang sangat membahayakan bagi keamanan dan jaringan yang telah kita buat sedemikian aman dan canggih dari penyalahgunaan sumber daya misalnya serangan para pencuri yang ingin mengambil keuntungan dari suatu perusahaan.

Untuk membuat sistem jaringan kita lebih aman maka kita perlu mengetahui dulu jenis serangan nya. Berikut ini jenis-jenis serangan dalam jaringan komputer : 

1. DDOS (Distributed Denial Of Service)

Serangan DOS (Denial Of Service) merupakan jenis serangan terhadap sebuah komputer atau server didalam jaringan internet dengan cara menghabiskan sumber daya (resource) yang dimiliki oleh komputer tersebut sampai komputer tersebut tidak dapat menjalankan fungsinya dengan benar sehingga secara tidak langsung mencegah pengguna lain untuk memperoleh akses layanan dari komputer yang diserang tersebut. 

Dalam sebuah serangan Denial of Service, si penyerang akan mencoba untuk mencegah akses seorang pengguna terhadap sistem atau jaringan dengan menggunakan beberapa cara, yakni sebagai berikut: 
  • Membanjiri lalu lintas jaringan dengan banyak data sehingga lalu lintas jaringan yang datang dari pengguna yang terdaftar menjadi tidak dapat masuk ke dalam sistem jaringan. Teknik ini disebut sebagai traffic flooding.
  • Membanjiri jaringan dengan banyak request terhadap sebuah layanan jaringan yang disedakan oleh sebuah host sehingga request yang datang dari pengguna terdaftar tidak dapat dilayani oleh layanan tersebut. Teknik ini disebut sebagai request flooding.
  • Mengganggu komunikasi antara sebuah host dan kliennya yang terdaftar dengan menggunakan banyak cara, termasuk dengan mengubah informasi konfigurasi sistem atau bahkan perusakan fisik terhadap komponen dan server.
Ada berbagai macam tipe serangan DOS :

a. Teardrop

Teardrop attack adalah suatu serangan bertipe Denial of Service (DoS) terhadap suatu server/komputer yang terhubung dalam suatu jaringan. Teardrop attack ini memanfaatkan fitur yang ada di TCP/IP yaitu packet fragmentation atau pemecahan paket, dan kelemahan yang ada di TCP/IP pada waktu paket-paket yang terfragmentasi tersebut disatukan kembali.

Misalnya ada data sebesar 4000 byte yang ingin dikirim dari komputer A ke komputer B. Maka, data tersebut akan dipecah menjadi 3 paket demikian:

Di komputer B, ketiga paket tersebut diurutkan dan disatukan sesuai dengan OFFSET yang ada di TCP header dari masing-masing paket. Terlihat di atas bahwa ketiga paket dapat diurutkan dan disatukan kembali menjadi data yang berukuran 4000 byte tanpa masalah.

Dalam teardrop attack, penyerang melakukan spoofing/ pemalsuan/ rekayasa terhadap paket-paket yang dikirim ke server yang hendak diserangnya, sehingga misalnya menjadi demikian:
Terlihat di atas bahwa ada gap dan overlap pada waktu paket-paket tersebut disatukan kembali. Byte 1501 sampai 1600 tidak ada, dan ada overlap di byte 2501 sampai 3100. Pada waktu server yang tidak terproteksi menerima paket-paket demikian dan mencoba menyatukannya kembali, server akan bingung dan akhirnya crash, hang, atau melakukan reboot.

Server bisa diproteksi dari tipe serangan teardrop ini dengan paket filtering melalui firewall yang sudah dikonfigurasi untuk memantau dan memblokir paket-paket yang berbahaya seperti ini.

b. UDP Bomb Attack 

UDP Bomb attack adalah suatu serangan bertipe Denial of Service (DoS) terhadap suatu server atau komputer yang terhubung dalam suatu jaringan. Untuk melakukan serangan UDP Bomb terhadap suatu server, seorang penyerang mengirim sebuah paket UDP (User Datagram Protocol) yang telah dispoof atau direkayasa sehingga berisikan nilai-nilai yang tidak valid di field-field tertentu. Jika server yang tidak terproteksi masih menggunakan sistem operasi (operating system) lama yang tidak dapat menangani paketpaket UDP yang tidak valid ini, maka server akan langsung crash.

Contoh sistem operasi yang bisa dijatuhkan oleh UDP bomb attack adalah Sun OS versi 4.1.3a1 atau versi sebelumnya. Kebanyakan sistem operasi akan membuang paket-paket UDP yang tidak valid, sehingga sistem operasi tersebut tidak akan crash. Namun, supaya lebih aman, sebaiknya menggunakan paket filtering melalui firewall untuk memonitor dan memblokir serangan seperti UDP Bomb attack.

c. Ping Of Death 

Ping of Death merupakan suatu serangan (Denial of Service) DoS terhadap suatu server/komputer yang terhubung dalam suatu jaringan. Serangan ini memanfaatkan fitur yang ada di TCP/IP yaitu packet fragmentation atau pemecahan paket, dan juga kenyataan bahwa batas ukuran paket di protokol IP adalah 65536 byte atau 64 kilobyte. Penyerang dapat mengirimkan berbagai paket ICMP (digunakan untuk melakukan ping) yang terfragmentasi sehingga waktu paket-paket tersebut disatukan kembali, maka ukuran paket seluruhnya melebihi batas 65536 byte.

Contoh yang sederhana adalah sebagai berikut:

C:\windows>ping -l 65540

Perintah MSDOS di atas melakukan ping atau pengiriman paket ICMP berukuran 65540 byte ke suatu host/server. Pada waktu suatu server yang tidak terproteksi menerima paket yang melebihi batas ukuran yang telah ditentukan dalam protokol IP, maka server tersebut biasanya crash, hang, atau melakukan reboot sehingga layanan menjadi terganggu (Denial of Service). Selain itu, paket serangan Ping of Death tersebut dapat dengan mudah dispoof atau direkayasa sehingga tidak bisa diketahui asal sesungguhnya dari mana, dan penyerang hanya perlu mengetahui alamat IP dari komputer yang ingin diserangnya. Namun sekarang ini, serangan Ping of Death sudah tidak lagi efektif karena semua operating system sudah diupgrade dan diproteksi dari tipe serangan seperti ini. Selain itu, firewall bisa memblokir semua paket ICMP dari luar sehingga tipe serangan ini sudah tidak bisa dilakukan lagi.

d. Land Attack

LAND attack merupakan salah satu macam serangan terhadap suatu server/komputer yang terhubung dalam suatu jaringan yang bertujuan untuk menghentikan layanan yang diberikan oleh server tersebut sehingga terjadi gangguan terhadap layanan atau jaringan komputer tersebut. Tipe serangan semacam ini disebut sebagai Denial of Service (DoS) attack. LAND attack dikategorikan sebagai serangan SYN (SYN attack) karena menggunakan packet SYN (synchronization) pada waktu melakukan 3-way handshake untuk membentuk suatu hubungan berbasis TCP/IP. 

Dalam sebuah LAND attack, komputer penyerang yang bertindak sebagai client mengirim sebuah paket SYN yang telah direkayasa atau dispoof ke suatu server yang hendak diserang. Paket SYN yang telah direkayasa atau dispoof ini berisikan alamat asal (source address) dan nomer port asal (source port number) yang sama persis dengan alamat tujuan (destination address) dan nomer port tujuan (destination port number).

Dengan demikian, pada waktu host mengirimkan paket SYN/ACK kembali ke client, maka terjadi suatu infinite loop karena host sebetulnya mengirimkan paket SYN/ACK tersebut ke dirinya sendiri. Host/server yang belum terproteksi biasanya akan crash atau hang oleh LAND attack ini. Namun sekarang ini, LAND attack sudah tidak efektif lagi karena hampir semua sistem sudah terproteksi dari tipe serangan ini melalui paket filtering atau firewall.

2. SPOOFING 

Spoofing adalah Teknik yang digunakan untuk memperoleh akses yang tidak sah ke suatu komputer atau informasi, dimana penyerang berhubungan dengan pengguna dengan berpura-pura memalsukan bahwa mereka adalah host yang dapat dipercaya. Hal ini biasanya dilakukan oleh seorang hacker/ cracker. Terdapat 3 jenis spoofing :

  • IP spoofing adalah teknik yang digunakan dengan cara memalsukan source IP address sehingga ip address aslinya tidak dapat dilacak ketika pengiriman paket
  • DNS Spoofing adalah teknik yang digunakan untuk mengambil alih DNS server sehingga DNS dan IP address sebuah situs akan dialihkan ke server sang pelaku
  • Identity Spoofing adalah teknik penyusupan menggunakan identitas secara resmi untuk mengakses segala sesuatu dalam jaringan secara ilegal

Contoh Web Spoofing

Web Spoofing melibatkan sebuah server web yang dimiliki penyerang yang diletakkan pada internet antara pengguna dengan WWW, sehingga akses ke web yang dituju pengguna akan melalui server penyerang. Cara seperti ini dikenal dengan sebutan “man in the middle attack” [2,5].

3. SNIFFER

Sniffer adalah suatu uasaha untuk menangkap setiap data yang lewat dari suatu jaringan, dapat berupa password dan user dari pengguna jaringan. Cara paling mudah untuk mengantisipasi sniffer adalah menggunakan aplikasi yang secure, misal : ssh, ssl, secureftp dan lain-lain. 

4. MALWARE

Malicious Software adalah software yang diciptakan untuk tujuan jahat. Pada dasarnya malware adalah software / program komputer, yang membedakan malware dengan software adalah tujuan dan aksinya yang merugikan komputer korbannya seperti mengubah (menghapus, mencuri atau menyembunyikan) data, mengkonsumsi bandwidth atau sumber daya lain tanpa seizin pemilik komputer atau aksi lain yang merugikan.

5. DNS POISONING

DNS Poisoning merupakan sebuah cara untuk menembus pertahanan dengan cara menyampaikan informasi IP Address yang salah mengenai sebuah host, dengan tujuan untuk mengalihkan lalu lintas paket data dari tujuan yang sebenarnya. Cara ini banyak dipakai untuk menyerang situs-situs e-commerce dan banking yang saat ini bisa dilakukan dengan cara online dengan pengamanan Token. Teknik ini dapat membuat sebuah server palsu tampil identik dengan dengan server online banking yang asli. Oleh karena itu diperlukan digital cerficate untuk mengamankannya, agar server palsu tidak dapat menangkap data otentifikasi dari nasabah yang mengaksesnya.

6. FTP ATTACK

Salah satu serangan yang dilakukan terhadap file transfer Protokol adalah serangan buffer overflow yang diakibatkan oleh perintah malformed. Tujuan menyerang FTP serevr rata-rata untuk mendapatkan command shell atau untuk melakukan Denial Of Service. Serangan Denial Of Service akhirnya dappat menyebabkan user atau attacker untuk mengambila resource didalam jaringan tanpa adanya autorisasi, sedangkan commad shell membuat seorang attcaker mendapatkan akses kesistem server dan file adata yang akhirnya seorang attacker membuat ononymous root-acces yang mempunyaio hak penuh terhadap sistem bahkan jaringan yang diserang.

7. TROJAN HORSE 

Serangan Trojan horse dirancang untuk mencapai berbagai tujuan, tetapi biasanya tujuan jahat seperti mencuri data atau menyebar kekacauan. Biasa di pancing dengan menggunkan data yang diganti atau dimanipulasi menjadi aplikasi maupun gambar yang menarik. Misalnya, saat Trojan horse menginfeksi komputer, dia akan berusaha mengirim data penting seperti nomer kartu kredit ke pembuatnya. Akibat paling sering dari serangan Trojan horse adalah melambatnya komputer atau turunnya kecepatan koneksi internet anda.
Jenis-Jenis Trojan :
  • Pencuri Password merupakan jenis trojan ini dapat mencuri password yang disimpan didalam sistem dengan cara membuat tampilan seolah-olah tampilan login dengan menunggu host memasukan passwordnya pada saat login kemudian password tersebut akan dikirimkan ke attacker
  • Keylogger merupakan Jenis Trojan akan merekam semua yang diketikan oleh host dan mengirimkanya ke attacker.
  • RAT (Remote Administration Tools) merupakan Jenis trojan ini mampu mengambil alih kontrol secara penuh terhadap sistem dan dapat melakukan apapun yang attacker mau dari jarak jauh seperti memformat hardisk, mengedit dan menghapus data dll

8. SQL INJECTION

Sebuah Teknik serangan yang memanfaatkan celah keamanan dimana website mengijinkan user untuk menginput data tetapi tanpa adanya filter terhadap malicious character sehingga attacker bisa mendapatkan akses kedalam basis data sebuah aplikasi. Inputan tersebut biasanya dimasukan kedalam bagian-bagian tertentu pada website yang berhubungan dengan database dari situs tersebut. attacker biasanya memasukan data link yang mengarahkan korban menuju website yang digunakan attacker untuk mengambil informasi/data pribadi dari korban.

9. PHP INJECTION

Script php merupakan salah satu script yang sampai saat ini banyak digunakan oleh seorang webmaster, disamping rival nya Java. Script php ini begitu 'Powerfull', mengapa dikatakan demikian karena dalam script php ini kita bisa melakukan banyak hal. Mulai dari membuat file, membuat counter, membuat date, membuat bukut amu, membuat forum (salah satunya PhpBB), mengakses database secara langsung maupun juga membuat gambar dan animasi. Kesemuanya itu sudah terdapat dalam fungsi dari script php ini. Nah karena hal itu lah maka masih banyak orang yang menggunakannya untuk membangun sebuah website, selain karena cukup mudah dipelajari. Jadi PHP Injection adalah mencari bugs pada script php yang ada yang dilakukan oleh sebagian hacker.

10. PASSWORD ATTACK

Password attack adalah usaha penerobosan suatu sistem jaringan dengan cara memperoleh password dari jaringan tersebut. Password merupakan suatu yang umum jika bicara tentang keamanan. Untuk mengantsispasi itu maka komputer kita harus dilengkapi dengan software security seperti SSL dan PGP.

11. WORM

Malware yang dapat secara otomatis menginfeksi komputer tanpa bantuan pihak ke tiga. Jadi sekali worm ada di komputer / jaringan, ia akan secara otomatis menyebarkan dirinya ke komputer lain tanpa bantuan atau bahkan tanpa dapat dicegah oleh para pemilik komputer lain dalam jaringan.

Tentunya ada pertanyaan, kalau worm bisa menyebarkan dirinya secara otomatis, lalu mengapa orang tidak membuat worm semua, kok malah membuat virus yang membutuhkan bantuan orang untuk mengaktifkan dirinya. Jawabannya: origami adalah ... oops, salah.

Supaya worm dapat menginfeksi komputer secara otomatis ia harus mengeksploitasi celah keamanan (vulnerability) software (bisa Windows, Office, Adobe Acrobat atau software apapun yang umumnya populer yang menjadi sasaran).

Jadi jika celah keamanan yang dieksploitasi/dimanfaatkan oleh worm untuk menyebarkan dirinya secara otomatis sudah ditambal (patch) maka worm tersebut menjadi memble dan tidak memiliki kemampuan menginfeksi sistem lagi. Jadi dalam sistem yang terpatch, virus malah lebih mudah menginfeksi sistem dibandingkan worm.

12. VIRUS

Malware yang untuk menginfeksi komputer membutuhkan bantuan / intervensi pihak ke tiga (biasanya sih manusia) untuk menjalankan dirinya dan tidak bisa berjalan secara otomatis menginfeksi komputer. Supaya manusia mau menjalankan dirinya, virus memalsukan dirinya sebagai program baik-baik seperti .doc, .jpg atau folder yang jika di klik akan menjalankan virus.


Dalam banyak kasus, supaya makin meyakinkan manusia untuk mengklik dirinya, virus memalsukan diri (icon, ekstensi) sebagai gambar porno, file crack atau hal lain yang akan menarik orang melakukan klik.

13. SPYWARE 

Spyware adalah program untuk memata-matai komputer korbannya. Pada awalnya spyware diciptakan untuk memata-matai profil pengguna komputer dan salah satu pemanfaatannya adalah menampilkan adware (software penampil iklan / ad) sesuai dengan profil / minat pengguna komputer dimana setiap kali iklan tampil di komputer korbannya akan memberikan keuntungan finansial langsung bagi pembuat adware ini (pay per click).


Setelah hal ini diberangus, kemudian beredar rogue antivirus (antivirus palsu) yang merupakan metamorfisis hardware yang awalnya mengharapkan keuntungan finansial dari pemasang iklan saat tampil di komputer korbannya, karena banyaknya ad-blocker maka ia berkembang menjadi rogue antivirus yang jika berhasil aktif di komputer korbannya ia akan menakuti korbannya dengan menampilkan pesan palsu seakan-akan komputer korbannya terinfeksi oleh banyak sekali malware berbahaya dan pesan dirancang sedemikian rupa untuk mengganggu dan hanya bisa dibersihkan jika membeli aplikasi antivirus pada link yang disediakan.

14. MERUSAK FILE SERVER

Protokol-protokol untuk transportasi data tulang punggung dari internet adalah tingkat TCP ( TCP level ) yang mempunyai kemmapuan dengan mekanisme untuk baca/tulis antar pada jaringa host. Attacker bisa dengan mudah mendapatkan jejak informasi dari mekanisme ini untuk mendapatkan akses kedirektori file. Tergantung pada OS ( Operating System ) yang digunakan, attacker bisa mengexstrack informasi tentang jaringan, sharing privileges nama dan lokasi daari user dan groups, dan spesifikasi dari aplikasi atau banner ( nama dan versi software ).

Sistem yang dikonfigurasi atau diamankan secara minimal akan dengan mudah membeberkan informasi ini bahkan melalui firewall sekalipun. Pada sistem UNIX, informasi ini dibawa oleh NFS ( Jaringan Fila System ) diport 2049. Sistem windows menyediakan ini pada SMB ( Server Messaging Blok ) dan NetBIOS pada port 135-139 ( NT ) dan port 445 pada win2k.

Kerawanan yangn terdapat dalam HTTPD ataupun Web Server ada lima macam :

  1. buffer overflows
  2. httpd
  3. bypasses
  4. cross scripting
  5. web kode vulnerabilities dan
  6. URL floods

HHTPD Bffer Overfllows bisa terjadi karena attacker menambahkan erros pada port yang digunakan untuk web traffic dengan cxara memasukanbanyak kakter dan string untuk menemukan tempat overflow yang sesuai. Ketika tempat untuk overflow ditemukan, seportang attacker akan memasukan string yang kan menjadi perintah yang dapat diesekusi. Buffer-overflow dapat memberikan attacker akses ke command prompt. Beberapa feature dari HTTPD bisa digunakan untuk menciptakan HTTPD bypass, memberi akses keserver menggunakan fungsi logging.

Dengan cara ini, sebuah halaman web bisa diakses dan diganti tanpa dicatat oleh web server. cara ini sering digunakan oleh para cracker, hacktivis dan cyber vandals untuk mendeface website. Sedangkan kerawanan pada script web bisa terjadi pada semua bahasa pemograman web dan semua ekstensi aplikasi. Termasuk VB, Visual C++, ASP, TCL ,Perl, PHP, XML, CGL, dan Coldfusion.

Pada dasaRnya, attacker akan mengeksploitasi kelemahan dari sebuah aplikasi, seperti CGL script yang tidak memeriksa input atau kerawanan pada IIS RDS pada showkode. ASP yang mengijinkan menjalankan perintah secara remote ( Remote Command Priviledges ). Melalui Croos scriptting dan croos-site scriptting seorang attacker bias mengexploitasi sebuah pertukaran cookies antar browser dan webserver. Fasillitas ini dapat mengaktifkan script untuk merubah tampilan web.


Script ini bisa menjalankan malware, membaca informasi penting dan mengekspose data sensitive seperti nomor credit card dam password. Pada akhirnya attacker dapat menjalakan Denial Of Service dengan URL flood, yang dilakukan dengan cara mengulang dan terus mengulang permintaan terhadap port 80 httpd batas TTL ( Time To Live ).

Saya berharap melalui pembahasan ini dapat bermanfaat bagi sobat semua untuk lebih berhati - hati dalam melakukan aktivitas melalui internet dan untuk mengupdate selalu system security nya untuk mewaspadai hal-hal yang tidak diinginkan.
Sekian dari saya
Dan
Terima Kasih atas kunjungannya :)